Posted by: HAMDA | February 11, 2010

MENGENAL KHAWARIJ


Oleh: Abu Qatadah Perdinan Tanjung
Muraja’ah: Abdurrahman Abu Aslam

Segala puji hanya bagi Allah Ta’ala. Shalawat dan salam kepada teldan kita nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, keluarganya, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti jalan mereka dengan baik hingga akhir zaman. Amma ba’du,

Permulaan perjalanan Islam bagaikan mata air yang jernih terhindar dari kotoran. Hal ini terlihat pada masa hidupnya Rasulullah, umat Islam bersatu di atas jamaahnya kaum muslimin dan tidak pernah sama sekali ada perpecahan. Begitu juga dimasa Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab maupun Utsman bin Affan. Namun di akhir masa kekuasaan Utsman bin Affan telah terjadi fitnah (cobaan) pertama yang melanda jamaah (persatuan) kaum muslimin dimana berujung dengan terbunuhnya beliau dan terjadinya pertikaian antara kaum muslimin dalam beberapa masalah. Maka saat terjadi fitnah ini dan gejolak yang ditimbulkannya, muncullah orang-orang yang pemikirannya condong pada hawa nafsu. Dan faham inilah yang menjadi cikal bakal dari kelompok (firqah) khawarij yang muncul dan membentuk kelompok tersendiri yang memisah dari jamaah kaum muslimin pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. Dan sejarah mencatat bahwa kelompok kahwarij ini merupakan firqah (kelompok menyimpang) yang pertama dalam sejarah Islam.

A.PENGERTIAN KHAWARIJ

Syaikh Prof. Dr. Nashir Abdul Karim al-‘Aql dalam kitab al-Khawarij Awwalul Firqah Fi Tarikh Islam menyebutkan, “Khawarij adalah adalah orang yang menganggap kafir pelaku maksiat (dosa besar) dan keluar dari jamaah kaum muslilmin.”

Beliau menambahkan, “bahwa penamaan khawarij biasa juga untuk orang yang mempunyai manhaj (metode) yang sama dengan mereka atau mengikuti metode mereka, sepeti jamaah Takfir Wal Hijrah pada zaman sekarang atau semisal mereka. Oleh karena itu khawarij terus akan muncul pada setiap zaman dan mereka akan terlihat pada akhir zaman. Sebagaimana yang pernah dikatakan Rasulullah tentang khawarij zaman dahulu, begitu juga yang ada di belakang mereka, dimana mereka masih ada pada akhir zaman. Rasulullah bersabda : “Pada akhir zaman nanti akan ada satu kaum yang berasal dari pemuda yang suka berangan-angan, berkata dengan perkataan yang baik akan tetapi iman mereka tidaklah lewat dari kerongkongan mereka, dan mereka keluar dari agama ini bagaikan keluarnya anak panah dari buruannya, barang siapa yang betemu dengan mereka maka bunuhlah karena barang siapa yang membunuh mereka maka akan mendapatkan pahala pada hari kiamat” (Shahih Bukhari Kitab Istitaab Al-Murtadin Bab VI No. 6930. Fathul Baari 12/283. Lihat Buku Khawarij Faham Radikal Pertama Dalam Sejarah Islam. Karya Syaikh Nashir Bin Abdul Karim Al-‘Aql. Terbitan Pustaka Dar el-Iman Padang.Hal 21-22)

B.NAMA-NAMA KHAWARIJ

Syaikh Prof. Dr. Nashir Abdul Karim Al-‘Aql Dalam Kitab Al-Khawarij Awwalul Firqah Fi Tarikh Islam menyebutkan, “khawarij punya sebutan yang banyak, diantaranya:

1. Khawarij (Keluar), mereka dinamakan demikian oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dan mereka keluar dari pemerintahan dan jamaah kaum muslimin baik dari segi aqidah atau keluar untuk memerangi kaum muslimin, sifat ini umum untuk setiap yang mengikuti jalan mereka hingga hari kiamat.

2. Al-Muhakkimah, karena mereka memisahkan diri dari pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dan jamaah kaum muslimin ketika Ali mengangkat para sahabat sebagai pemutus suatu hukum, lalu mereka menyuarakan tiada hukum kecuali yang ditentukan Allah Ta’ala.

3. Al-Hururiyah, yaitu tempat perkumpulan mereka di harura’ di Iraq ketika menentang Ali bin Abi Thalib.

4. Ahlun-Nahrawan, dinisbatkan kepada tempat dimana Ali bin Abi Thalib memerangi mereka.

5.An-Nashibah, karena mereka melakukan permusuhan dengan Ali Bin Abi Thalib dan keluarganya dan menyatakan kebencian mereka, dll. (Lihat Buku Khawarij Faham Radikal Pertama Dalam Sejarah Islam. Karya Syaikh Nashir Bin Abdul Karim Al-‘Aql. Terbitan Pustaka Dar el-Iman Padang. Hal 22-23).

Dan pada masa sekarang pemahaman radikal ini terus bermunculan baik pada suatu kelompok ataupun perorangan, kendati dengan membawa bendera dan nama yang berbeda-beda namun tetap bermuara kepada paham khawarij, secara keseluruhan ataupun sebagiannya.

B.DASAR, METODE DAN CIRI-CIRI UMUM KHAWARIJ

Syaikh Prof. Dr. Nashir Abdul Karim Al-‘Aql Dalam Kitab Al-Khawarij Awwalul Firqah Fi Tarikh Islam menjelaskan, “siapa saja yang mempelajari perjalanan khawarij maka dia akan bisa menyimpulkan metode, dasar dan ciri-ciri mereka sebagai berikut:

1. Mengkafirkan pelaku dosa besar dan menyikapinya seperi bersikap kepada orang kafir dalam segala hal.

2. Keluar dari kepemimpinan kaum muslimin baik dari segi aqidah maupun amal bahkan kadang-kadang dari kedua hal ini (aqidah dan amal).

3. Keluar dari jamaah kaum muslimin dan bersikap dengan mereka seperti bersikap terhadap orang kafir dalam berbagai hal seperti tempat tinggal, hukum, sikap anti pati dan halalnya darah kaum muslimin.

4. Memalingkan teks amar ma’ruf nahi munkar kepada menentang pemerintah dan mengadakan oposisi serta memerangi orang yang berbeda dengan mereka.

5. Banyaknya para qari’ yang bodoh diantara mereka, sebagaimana dahulu mereka kebanyakan dari kaum badui. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah: “Mereka berasal dari para pemuda yang suka berangan-angan” (Shahih Bukhari Kitab Istitaab Al-Murtadin Bab VI No. 6930. Fathul Baari 12/283).

6. Mereka terlihat seperti orang-orang shaleh dan tekun dalam beribadah seperti shalat, puasa nampak bekas sujud di dahi mereka, sederhana dalam berpakaian, cekungnya wajah mereka karena sering begadang, lebih wara’(tidak tergiur kemilau dunia) yang tidak berlandaskan ilmu, keras dan berlebihan dalam beragama. sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah kepada para sahabat: “Kalian akan menganggap kurang shalat kalian apabila dibandingkan shalat mereka”.

7. Lemahnya pemahaman mereka terhadap ilmu agama dan sedikitnya ilmu, sebagaimana sabda Rasulullah: “Mereka membaca al-quran akan tatapi tidak melebihi kerongkongan mereka”.

8. Tidak satu orang pun dari kalangan sahabat, para imam dan ulama dalam barisan mereka sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Abbas “Dan tidak ada satupun kalian dari barisan mereka” yaitu para shabat.

9. Kebencian, merasa berilmu, kesombonagn dan keangkuhan kepada para ulama hingga mereka mengira bahwa mereka lebih berilmu dari Ali Bin Abi Thalib, Ibnu Abbas dan seluruh sahabat Rasulullah dan mereka mengitari anak-anak muda yang sedikit ilmu dari para pemimpin mereka.

10. Salah dalam metode penempatan dalil, mereka mengambil dalil yang berbicara tentang orang kafir dan mereka tujukan kepada orang yang menyelisihi mereka dari kaum muslilmin. Sebagaimana dikatakan Ibnu Umar: “Mereka mengambil ayat-ayat yang berbicara tentang orang kafir dan mereka tujukan kepada kaum muslimin” (Shahih Bukhari Kitab Istitaab Al-Murtadin Bab VI. Fathul Baari 12/282).

11. Bodoh dan tidak berilmu dengan sunnah dan keterbatasan mereka hanya berdalilkan al-Qur’an saja dalam banyak permasalahan.

12. Cepat berubah dalam pemikiran dan pendapat, sehingga mereka sendiri banyak terjadi perpecahan dan perselisihan.

13. Tergesa-gesa dalam menghukum dan menentukan sikap terhadap orang yang berbeda dengan mereka tanpa ada klarifikasi lebih dahulu.

14. Menghukumi hati manusia dan menghukumnya dengan perasaan dan buruk sangka.

15. Kasar dan keras dalam berhukum, bergaul, berperang dan berdebat.

16. Picik dan kurang sabar dan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.

17. Memusuhi dan memerangi umat Islam dan membiarkan orang kafir.” (Lihat Buku Khawarij Faham Radikal Pertama Dalam Sejarah Islam. Karya Syaikh Nashir Bin Abdul Karim Al-‘Aql. Terbitan Pustaka Dar el-Iman Padang.Hal 30-33).

C. SIKAP SERTA PANDANGAN PARA SAHABAT DAN ULAMA SALAF TERHADAP KHAWARIJ

Syaikh Prof. Dr. Nashir Abdul Karim Al-‘Aql Dalam Kitab Al-Khawarij Awwalul Firqah Fi Tarikh Islam, menyebutkan “sikap para Sahabat dan Ulama Salaf pada Khawarij adalah tegas dan keras, sangat nampak peringatan mereka terhadapnya dan bid’ah yang mereka lakukan dan pemikirannya yang sesat sebagaimana mereka juga membantahnya dan menyampaikan kebenaran kepadanya seperti yang dilakukan Ali Bin Abi Talib Dan Ibnu Abbas. Mereka berpendapat bahwa khawarij adalah kaum yang berbahaya serta memeranginya ketika terjadi penentangan darinya atau pemboikatan atau sesuatau yang menggangu ketentraman kaum muslimin.
(Lihat Buku Khwaarij Faham Radikal Pertsma Dalam Sejarah Islam. Karya Syaikh Nashir Bin Abdul Karim Al-‘Aql. Terbitan Pustaka Dar-El-Iman Padang.Hal 40-42).

Kemudian syaikh menyebutkan beberapa riwayat sikap dan penentangan kaum salaf terhadap khawarij :

1. Ibnu Umar memandang mereka adalah kelompok yang berbahaya dan beliau mengatakan “Mereka menjadikan ayat-ayat yang berbicara tentang orang-orang kafir kemudian mereka tujukan pada kaum muslimin” (Shahih Bukhari Kitab Istitaab Al-Murtadin Bab VI. Fathul Baari 12/282).

2. Ishaq berkata “Imam Ahmad ditanya tentang Al-Haruririyah Dan Maariqah (sebutan lain kelompok khwarij), apakah mereka kafir atau diperangi? Beliau menjawab “Semoga Allah melindungiku dari mereka dan katakanlah sebagimana yang disebutkan tentang mereka dalam hadits” (Masaa-il Imam Ahmad (An-Nisaburi) 2/158).

3. Dari Abdullah Bin Yazid ”Saya mendengar Ibnu Abbas disebutkan kepada beliau tentang khwarij, maka beliau berkata,”mereka tidaklah lebih dalam ijtihadnya dari yahudi dan nasrani dimana mereka dalam kesesatan”.(Asy-Syariah : Hal.27-28).

4. Dari Al-Hasan Al- Bashri beliau menyebutkan tentang khwarij, “tidak jelas bagi mereka tujuan dan mereka seperti orang mabuk, mereka tidaklah yahudi dan nasrani dan tidak juga majusi maka mudah-mudahan mereka dimaafkan” (asy-syariah hal.27-28).

5.Al-Ajurri berkata: ”Barangsiapa yang melihat seorang khawarij yang keluar dari pemimpin yang sah kaum muslimin, apakah pemimpin tersebut adil ataupun tidak, ketika dia keluar dan membuat satu kelompok tersendiri dan menghunuskan senjatanya serta memerangi kaum muslimin, maka jangan sampai tertipu dengan bacaan al-Qur’annya, lama shalatnya, banyak puasanya dan kepiawaian dalam ilmu, apabila madzhabnya adalah madzhab kahwarij. Dan sudah banyak hadits nabi yang menjelaskan bahaya mereka dan tidak satu ulamapun menolak hal tersebut dan bahkan mereka tidak berbeda pendapat terhadap khawarij”. (Asy-Syariah hal.28).

6. Ibnu Batthah meriwayatkan dari Qatadah, ketika beliau mebaca ayat: ‘Adapun orang-orang yang condong hatinya pada kesesatan“ (QS. Ali-Imran: 7) beliau berkata, “Kalau bukan yang dimaksud ayat ini al-haruriyah atau sabaiyah (khawarij) maka saya tidak tahu siapa lagi” beliau melanjutkan “alharuriyah dan sabaiyah rafidhah adalah pengikut Abdullah bin saba’ yana dibakar oleh Ali Bin Abi Thalib dan masih tersisa sebagian mereka.“ (Lihat Al-Ibanah 2/607-608). (Lihat Buku Khawarij Faham Radikal Pertama Dalam Sejarah Islam. Karya Syaikh Nashir Bin Abdul Karim Al-‘Aql. Terbitan Pustaka Dar-El-Iman Padang.Hal 41-45)

D.MEREKA DIPERANGI BUKAN BERARTI MEREKA KAFIR

Syaikh Prof. Dr. Nashir Abdul Karim Al-‘Aql Dalam Kitab Al-Khawarij Awwalul Firqah Fi Tarikh Islam, menyebutkan “betapapun kerasnya sikap para sahabat dan imam setelah mereka terhadap khawarij dan memeranginya, mereka tidak mengatakan kalau orang khwarij tersebut kafir”, syaikh menukil perkataan Syaikul Islam Ibnu Taimiyah, ”diantara yang menunjukkan bahwa para sahabat tidak mengkafirkan khawarij adalah dimana sebagian para sahabat shalat di belakang mereka, Ibnu Umar dan yang lainnya dari kalangan sahabat shalat di belakang Najdah al-Haruri (tokoh khawarij), dan begitu juga seharusnya sikap kaum muslimin yaitu tidak menganggap mereka murtad seperti yang diperangi Ash-Shiddiq” (Minhajussunnah 5/247-248). Wallahu A’lam

Diringkas dari:
Kitab Al-Khawarij Awwalul Firqah Fi Tarikh Islam (Diterjemahkan oleh Ust. Abu Thohir dengan judul Khawarij Faham Radikal Pertama dalam Sejarah Islam). Karya Syaikh Prof. Dr. Nashir Abdul Karim al-‘Aql. Penerbit Pustaka Dar el-Iman, jl. Rasak no. 28 lolong Padang – SUMBAR. Cetakan I / April 2006 M.

Sumber: tulisan ini hasil copy paste dari http://www.kaummuslimin.blogspot.com/ )


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: